Taksi Tanpa Meter
Penolakan Meter dan Penagihan Berlebih
Di Tunisia, pengemudi taksi sering menolak menggunakan meter, terutama di bandara atau stasiun kereta, dan mengutip harga tetap yang membengkak. Misalnya, perjalanan dari Bandara Tunis-Carthage ke pusat kota seharusnya biaya sekitar 10-15 TND, tetapi pengemudi mungkin menuntut 30-50 TND atau lebih dengan alasan meter rusak atau dengan mengambil jalan memutar melalui area lalu lintas padat seperti Avenue Habib Bourguiba. Mereka menargetkan wisatawan dengan berbicara dalam bahasa Inggris dan menawarkan 'penawaran khusus' untuk orang asing.
- Selalu insist menggunakan meter; jika ditolak, pergi dan panggil taksi lain atau gunakan aplikasi berlisensi seperti Bolt.
- Setujui tarif tepat dalam TND sebelum masuk, berdasarkan tarif lokal seperti 1 TND per kilometer di area perkotaan, dan siapkan uang kembalian kecil untuk menghindari penipuan perubahan.
- Pilih taksi kuning resmi dengan lisensi yang terlihat di tempat parkir, dan hindari kendaraan tanpa tanda, terutama di malam hari di pusat sibuk seperti medina Tunis.
Undangan Toko Karpet
Di souk dan pasar Tunisia, penduduk setempat yang ramah mengundang wisatawan untuk minum teh 'gratis' atau teh mint di toko karpet, kemudian memaksa mereka membeli karpet buatan tangan atau keramik dengan harga berlebih. Misalnya, karpet senilai 200 TND mungkin ditawarkan seharga 1000 TND, dengan cerita tentang warisan keluarga atau signifikansi budaya untuk membuat wisatawan merasa bersalah membeli di tempat seperti lorong-lorong medina.
- Tolak dengan sopan undangan teh dari orang asing di souk, karena ini taktik umum; jika masuk, tetapkan anggaran yang jelas dan hindari rayuan emosional.
- Riset harga wajar dalam TND terlebih dahulu, seperti 50-200 TND untuk karpet kecil, dan gunakan uang tunai hanya untuk jumlah tepat untuk mencegah penagihan berlebih.
- Belanja dengan pemandu berlisensi atau di toko terkemuka dengan harga tetap, dan pahami norma budaya di mana tawar-menawar diharapkan tetapi bisa menjadi agresif.
Pertemuan Polisi Palsu
Permintaan Suap dari Peniru
Penipu yang berpura-pura sebagai polisi berpakaian preman di area wisata seperti Tunis atau Sousse mendekati orang asing, mengklaim memeriksa dokumen atau dompet untuk uang palsu, kemudian menuntut suap dalam TND atau euro. Misalnya, mereka mungkin menuduh Anda memiliki mata uang palsu dan meminta 50-100 TND untuk 'menyelesaikannya' di tempat, sering kali di jalanan yang kurang ramai dekat medina.
- Hanya berurusan dengan polisi berpakaian seragam dan insist pergi ke stasiun resmi jika ditanyai; bawa salinan paspor dan kartu bisnis hotel.
- Jika didekati, minta identifikasi resmi dan catat frasa lokal seperti 'Montrez-moi votre carte' (Tampilkan identitas Anda) untuk menegaskan diri.
- Hindari membawa uang tunai dalam jumlah besar; gunakan ATM di dalam bank dan simpan euro yang ditukar di biro resmi untuk meminimalkan kerentanan.