Kota Cahaya—di mana romansa bertemu seni, masakan bertemu budaya, dan setiap sudut adalah kartu pos.
Paris penuh dengan landmark ikonik. Ini adalah must-see mutlak yang mendefinisikan kota.
Simbol Paris. Dibangun untuk Pameran Dunia 1889, sekarang monumen berbayar yang paling banyak dikunjungi di dunia. Naik atau naik lift ke puncak untuk pemandangan panorama.
Museum seni terbesar di dunia. Rumah bagi Mona Lisa, Venus de Milo, dan lebih dari 35.000 karya seni. Pintu masuk piramida kaca itu sendiri ikonik.
Karya agung Gotik di Île de la Cité. Saat ini sedang direnovasi setelah kebakaran 2019, tetapi eksterior masih bisa dilihat. Pembukaan kembali direncanakan untuk 2024.
Busur monumental yang menghormati kemenangan militer Prancis. Naik 284 anak tangga ke puncak untuk pemandangan spektakuler menyusuri Champs-Élysées.
Basilika Romano-Bizantin putih di puncak bukit Montmartre. Gratis masuk, dengan pemandangan kota yang menakjubkan dari tangga. Kubah menawarkan pemandangan yang lebih tinggi.
Surga Impresionis di stasiun kereta yang dikonversi. Monet, Renoir, Van Gogh, Degas—semua master. Kurang ramai daripada Louvre.
Château kerajaan mewah di luar Paris. Aula Cermin, taman luas, dan perkebunan Marie Antoinette. Sisihkan satu hari penuh.
Permata tersembunyi dengan jendela kaca patri yang menakjubkan. Kapel Gotik abad ke-13 dengan 15 panel kaca menakjubkan yang menggambarkan adegan Alkitab.
Paris dibagi menjadi 20 arrondissement yang berputar searah jarum jam dari pusat. Berikut adalah distrik yang wajib dikunjungi.
Kuartal Yahudi bersejarah yang berubah menjadi hotspot trendi. Jalan-jalan abad pertengahan sempit, butik hip, toko falafel, adegan LGBTQ+, dan Place des Vosges.
Distrik mahasiswa di sekitar Universitas Sorbonne. Suasana hidup dan intelektual dengan toko buku, restoran terjangkau, Panthéon, dan Taman Luxembourg.
Jantung sastra dan seni. Kafe terkenal (Café de Flore, Les Deux Magots), galeri seni, butik desainer, dan suasana canggih.
Desa bohemian di puncak bukit yang dimahkotai Sacré-Cœur. Seniman, penampil jalanan, jalan curam, Moulin Rouge, dan dinding terkenal "I Love You".
Paris mahal, tetapi ada cara untuk mengunjungi dengan anggaran apa pun. Berikut adalah yang diharapkan per hari.
Manfaatkan waktu Anda di Paris dengan rencana tiga hari yang seimbang ini.
Paris adalah ibu kota kuliner. Dari restoran berbintang Michelin hingga toko roti sudut, makanan luar biasa.
Mulai setiap hari dengan croissant segar atau pain au chocolat dari toko roti lokal. Cari tanda "Boulangerie Artisanale" untuk kualitas terbaik. €1-2 untuk sarapan.
Bistro Prancis tradisional menawarkan menu tetap €15-25 (menu du jour). Hidangan klasik seperti boeuf bourguignon, coq au vin, dan steak frites. Anggur rumah terjangkau.
Kunjungi fromagerie untuk mencicipi keju Prancis. Padukan dengan baguette dan anggur untuk piknik sempurna di Taman Luxembourg atau di sepanjang Seine.
Kue Prancis adalah seni. Coba macaron dari Ladurée atau Pierre Hermé, éclair, tarte tatin, dan mille-feuille. Cokelat panas Angelina legendaris.
Duduk di kafe luar ruangan dan amati orang. Pesan "un café" (espresso) atau "café crème" (cappuccino). Duduk lebih mahal daripada berdiri di bar.
Paris memiliki 119 restoran berbintang Michelin. Untuk boros, pesan berbulan-bulan sebelumnya. Menu makan siang lebih terjangkau daripada menu pencicipan makan malam.
Beli Paris Museum Pass (€62 untuk 2 hari) jika mengunjungi 3+ museum. Termasuk Louvre, Versailles, Musée d'Orsay, Arc de Triomphe, dan akses skip-the-line.
Minggu pertama setiap bulan = masuk gratis ke banyak museum (Louvre, Musée d'Orsay, dll). Datang lebih awal karena ramai.
Beli carnet (buku 10 tiket) seharga €16.90 daripada tiket individu (€2.15 masing-masing). Jangan gunakan Métro larut malam—berjalan atau gunakan Uber.
Pelajari "Bonjour" (halo), "Merci" (terima kasih), "S'il vous plaît" (silakan), dan "Parlez-vous anglais?" (Apakah Anda berbahasa Inggris?). Orang Paris menghargai usaha itu.
Minta "une carafe d'eau" di restoran untuk air keran gratis. Paris memiliki air minum di seluruh kota. Lewati air botol mahal.
Waspadai penipu petisi, penipuan cincin dekat Sacré-Cœur, dan copet di Métro (terutama jalur 1, 2, 6, 9). Jaga barang berharga aman.
Bandingkan Paris dengan ibu kota Eropa lainnya untuk merencanakan perjalanan sempurna Anda
Bandingkan Paris vs London →